Layanan Kami

Poli Alergi
Poli Alergi

Alergi bisa menyerang siapa saja, mulai anak-anak sampai pada orang dewasa

RS Jember Klinik terus berupaya meningkatkan kelengkapan produk layanan kesehatan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks. Saat ini sudah tersedia layanan Poli Alergi Di Poli Terpadu RS Jember Klinik. Pemeriksaan untuk mencari penyebab alergi sangatlah beragam. Baik dengan cara yang ilmiah hingga cara alternatif, mulai yang dari yang sederhana hingga yang canggih. Untuk mencari penyebab alergi harus semata berdasarkan diagnosis klinis bukan dengan pemeriksaan atau tes alergi. Diagnosis klinis adalah yaitu anamnesa (mengetahui riwayat penyakit penderita) dan pemeriksaan yang cermat tentang riwayat keluarga, riwayat pemberian makanan, tanda dan gejala alergi makanan sejak kecil dan dengan eliminasi dan provokasi.

Alergi bisa menyerang siapa saja, mulai anak-anak sampai pada orang dewasa. Gatal berulang, sering batuk pilek, sesak napas adalah beberapa keluhan yang dialami anak yang seringkali membuat orangtua berpikir bahwa anaknya menderita alergi. Namun, apakah semua gejala yang disebutkan di atas selalu merupakan tanda-tanda dari penyakit alergi ? Bagaimana orangtua bisa mendeteksi bahwa gejala yang dialami anak kemungkinan adalah gejala alergi ?

Berikut ini adalah beberapa gejala yang dapat berhubungan dengan alergi antara lain adalah, bentol-bentol kemerahan di kulit yang terjadi berulang (biduran, kaligata), kelopak mata dan bibir bengkak, dapat disertai sesak napas yang bukan disebabkan oleh penyakit lain, kulit kering, kemerahan, dan gatal yang terjadi berulang dan berada di lokasi-lokasi yang khas seperti daerah pipi, lipatan sikut, belakang lutut, batuk pilek berulang yang sering terjadi tanpa disertai demam, batuk pada malam atau pagi hari, mengalami sesak napas disertai suara mengi, bunyi seperti siulan/ngik-ngik yang terjadi berulang, tidak berhubungan dengan infeksi, atau terjadi saat atau sesudah aktivitas, hidung gatal, berair (pilek), dan bersin berulang saat tidak mengalami flu, dapat disertai hidung tersumbat, mata merah, berair, dan gatal, mual, nyeri perut, muntah atau diare berulang dan diare berdarah yang bukan disebabkan oleh infeksi atau intoleransi.

Mungkin bila sedikit cermat dalam mengamati dan mendiagnosis alergi tersebut sejak dini, resiko yang cukup banyak mengganggu tersebut dapat dicegah. Penderita alergi yang tidak terkendali, biasanya sering berganti-ganti dokter, dilakukan pemeriksaan bermacam-macam dan mengkonsumsi berbagai macam obat terus menerus. Pemberian obat yang berlangsung lama dan terus menerus tersebut kadang malahan akan menimbulkan masalah kesehatan baru lainnya. Pemberian obat anti alergi dan pencegahan secara terus menerus menunjukkan kegagalan dalam mendeteksi dan mencegah penyebab alergi.

Pemeriksaan alergi yang direkomendasikan adalah tes kulit alergi, karena telah terbukti secara ilmiah sensitivitasnya. Terdapat beberapa jenis uji kulit untuk mengetahui penyebab alergi, di antaranya adalah: uji tusuk, uji gores dan uji tempel. Pemeriksaan yang sering dilakukan adalah pemeriksaan uji tusuk. Banyak disukai oleh penderita adalah uji tempel, karena tidak terlalu menyakitkan dan praktis. Hasil uji kulit bukanlah hasil akhir atau penentu diagnosis. Beberapa pemeriksaan laboratorium melalui pemeriksaan darah dapat dilakukan untuk mencari penyebab alergi. Pemeriksaan ini adalah untuk melihat antibodi terhadap makanan tertentu, debu, serbuk bunga, bulu kucing dan lainnya.

Prosedur pemeriksaan alergi di Poli Terpadu RS Jember Klinik, untuk pasien anak dilakukan oleh dokter spesialis anak dan pada orang dewasa dilakukan oleh dokter spesialis penyakit dalam. Setelah diagnosis penyakit alergi serta pencetusnya diketahui, maka langkah selanjutnya adalah tata laksana sesuai gejala alergi tersebut dan menghindari pencetus alergi.

Copyrights ©2016 | Divisi Pemasaran dan Pengembangan Bisnis RS. Jember Klinik