Layanan Ambulance 24 Jam
28 May 2016 0
Layanan Ambulance 24 Jam

Lebaran atau Idul Fitri tinggal menghitung hari, momen yang paling dinanti, setelah berpuasa selama sebulan penuh di bulan Ramadhan, meraka dengan antusias menjalankan budaya ini, hari di mana semua orang Muslim saling memaafkan kesalahan-kesalahan satu dengan yang lainnya

Lebaran atau Idul Fitri tinggal menghitung hari, momen yang paling dinanti, setelah berpuasa selama sebulan penuh di bulan Ramadhan, meraka dengan antusias menjalankan budaya ini, hari di mana semua orang Muslim saling memaafkan kesalahan-kesalahan satu dengan yang lainnya. Sebuah legenda unik terjadi setiap tahunnya di masyarakat kita, yang mana secara budaya sangat sakral untuk umat Muslim sehingga tak satupun orang muslim mau melewatkannya. Salah satu bentuk untuk merayakan Lebaran adalah pulang kampung atau lebih dikenal dengan mudik. Agar dapat berkumpul lagi dengan orang tua dan keluarga, jutaan orang mudik dari kota, di mana mereka bekerja atau tinggal menuju ke tanah kelahirannya. Mereka rela antri berjam-jam untuk mendapatkan tiket bus atau kereta, atau bahkan menyewa mobil. Berdesak-desakkan di dalam angkutan umum, berpanas-panasan di atas sepeda motor dan macet berjam-jam di jalanan merupakan kejadian yang selalu terjadi di setiap Lebaran. Risiko-risiko selama perjalanan bisa saja terjadi akibat kelelahan selama perjalanan, dehydrasi pada anak-anak, gangguan kesehatan bagi penderita penyakit kronis, dan kecelakaan lalu lintas. Menyadari urgensinya disaat situasi dan kondisi hari-hari menjelang Lebaran di wilayah Jember dan sekitarnya, Rumah Sakit (RS) Jember Klinik telah mempersiapkan diri dengan Ambulan Gawat Darurat (AGD) 24 jam yang sudah dilengkapi dengan standar tinggi dan peralatan canggih sekaligus sebagai upaya untuk meningkatkan produk layanan kesehatan. Dalam memberikan jasa layanan kesehatan kepada masyarakat tidak hanya bentuk pelayanan di dalam rumah sakit saja, tetapi juga harus memperhatikan kualitas layanan sebelum pasien tiba di rumah sakit (pre hospital). Layanan pre hospital membutuhkan sistem mobilisasi yang baik untuk mendukung akses lapangan menuju rumah sakit untuk mendapatkan layanan kesehatan lanjutan, khususnya pada kasus gawat darurat. “RS Jember Klinik ingin memenuhi kebutuhan masyarakat akan sistem pelayanan gawat darurat yang terpadu dari hulu ke hilir. Salah satu bagian terpenting adalah dengan menyediakan armada Ambulans Gawat Darurat yang representatif,” terang dr. Anita Fadhilah, kepala Divisi Pelayanan Medik RS Jember Klinik. Kualifikasi kru AGD mulai dari sopir, paramedis dan dokter harus memiliki kualifikasi standar yang memungkinkan optimalnya pelaksanaan tugas. Sebagai sopir AGD harus pernah mengikuti pelatihan Bantuan Hidup Dasar (Basic Life Support/BLS) dan mampu melaksanakan praktik BLS tersebut. Dokter dan paramedis juga harus membekali dirinya dengan sertifikasi kursus-kursus emergency, mulai BLS, ACLS, ATLS, GELS, EAST, dll. Ambulans Gawat Darurat yang baru dirilis oleh Rumah Sakit Jember Klinik ini, selain spesifikasi kendaraan yang memadai dari segi kapasitas dan performa, AGD RS Jember Klinik juga dilengkapi sederet peralatan medis canggih yang selalu siap pakai, mulai dari monitor pasien, alat kejut jantung otomatis (AED/Automatic Electric Defibrilator), alat pemberi nafas buatan mekanik (ventilator mekanik), dan peralatan canggih lainnya. “Saya berharap, dengan adanya AGD ini kami bisa semakin memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, utamanya pada kasus kegawatan di fase pre hospital,” imbuh direktur Rumah Sakit Jember Klinik, dr. Suratini, MMRS. Semoga, perjalanan panjang selama mudik lebaran tahun ini menjadi cerita yang menarik untuk diceritakan bersama keluarga. Apabila masyarakat ingin menggunakan atau memperoleh informasi terkait dengan Ambulans Gawat Darurat RS Jember Klinik, bisa langsung menghubungi nomor telepon 0331-484848 yang siap melayani 24jam.

Kategori: Layanan Umum, Sosial,
Tinggalkan Komentar
Copyrights ©2016 | Divisi Pemasaran dan Pengembangan Bisnis RS. Jember Klinik